Buku Baru

Resep Islami Hidup Panjang Umur

 

 

Judul buku   : INGIN HIDUP 4000 TAHUN?

           Kiat-kiat Memperpanjang Umur Secara Hakiki dan Maknawi

Penulis         : Muhammad Abu Anwar

Editor           : Andi Wicaksono

Penerbit       : Aqwam

Cetakan        : I, Maret 2010

Ukuran          : 20,5 x 14 cm

Tebal            : 128 Halaman

Harga            : Rp 28.000

Jenis buku   : Motivasi amal

 

RESEP ISLAMI HIDUP PANJANG UMUR

Semakin Panjang Umur, Semakin Banyak Pahala

 

Tujuan buku ini, penulisnya ingin berbagi pengetahuan kepada masyarakat pembaca, khususnya kaum muslimin, tentang pengertian dan kiat-kiat memperpanjang umur.

Seperti yang dimahfumi bersama bahwa manusia ingin hidup panjang umur. Pada setiap jatuh tanggal kelahiran, sebagian besar manusia  merayakannya dengan berbagai acara yang meriah dan memanjatkan doa panjang umur dengan nyanyian-nyanyian. Kemudian, secara bergantian, hadirin mengucapkan selamat kepada yang berulang tahun, bersalaman, berpelukan, bahkan saling cium. Dan, itu dilakukan antara laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim, naudzubillahi mindzalik. Mereka tidak tahu bahwa yang demikian itu adalah dosa karena melanggar syariat Allah dan Rasul-Nya. Peringatan hari kelahiran tidak ada dalam Islam, bahkan ia berasal dari ajaran orang-orang kafir yang kemudian banyak di-tasyabuh-i oleh orang muslim yang awam. Mereka tidak sadar bahwa dengan bertambahnya umur, berarti berkurang jatah hidupnya di dunia. Seharusnya mereka menyesali dosa-dosa yang terjadi selama setahun lalu kemudian melakukan introspeksi dan pertaubatan, bukannya malah berpesta-pora.

Bagian pertama buku ini menjelaskan kepada pembaca tentang hakikat umur. Sesungguhnya, umur hidup manusia adalah waktu yang dianugerahkan Allah untuk digunakan beribadah hanya kepada-Nya saja. Maka beruntunglah orang-orang yang beriman, yang beramal shalih, yang saling menasihati dalam kebenaran, dan menasihati agar tetap dalam kesabaran (Surat Al-Ashr: 1-4). Dalam bahasannya yang pertama ini pula, penulis menyebutkan beberapa hadits Nabi SAW tentang umur umat terdahulu yang panjang-panjang dan umur umat masa kini yang menurut isyarat beliau berkisar antara 60 tahun saja. Namun, meski pendek, umat Nabi Muhammad SAW lebih memiliki keutamaan. Apakah itu? Yaitu sempurnanya syariat dan dikaruniainya waktu, tempat, dan berbagai amal yang berkah dengan pahala yang berlipat ganda.

Bagian kedua dan seterusnya, disebutkan kiat-kiat memperpanjang umur, baik secara hakiki maupun maknawi. Yaitu dengan melakukan berbagai amal shalih pilihan yang apabila ikhlas dan sesuai petunjuk Nabi SAW maka pahalanya bisa melebihi umur umat terdahulu. Bahkan, sekalipun orangnya sudah meninggal, pahala itu akan tetap mengalir kepadanya. Jadinya, seolah-olah orang yang beramal itu hidup hingga ribuan tahun. Amal-amal itu di antaranya adalah shalat, silaturahim, berbuat baik kepada tetangga, berjihad di jalan Allah, dan masih ada lagi yang lainnya.

Terakhir, penulis menyebutkan syarat diterimanya suatu amal, bagaimana melestarikan amal shalih, dan hal-hal yang dapat menjaga amalan tersebut agar pahalanya tidak musnah sia-sia.

Meski buku lain dengan tema yang sama seperti ini sudah ada, namun ada yang membedakannya dengan yang lain. Yaitu, ditambahkannya ilustrasi hitungan matematis yang menunjukkan banyaknya pahala kebaikan atau keutamaan yang diraih dari suatu amal. Bukan bermaksud menghitung-hitung pahala, tetapi untuk memotivasi pembaca agar tergerak hatinya untuk mengamalkan isi buku. Layout dalam yang men-zoom hal-hal penting, menjadikan buku ini semakin enak dibaca dan memungkinkan untuk habis dibaca sekali duduk. 

Manfaat yang bisa dipetik dari buku ini adalah bertambahnya wawasan pembaca tentang hakikat umur, bagaimana ia bisa bertambah bahkan berkurang. Lalu, inti dari buku ini sendiri, yaitu membangkitkan gairah pembaca untuk segera beramal secara benar dan berhati-hati terhadap apa-apa yang dapat merusak pahala amal.

Selamat membaca buku Ingin Hidup 4.000 Tahun,  semoga Anda pun tercerahkan.

 

Dwi Riyadi Hartono,

Praktisi Buku Islam

Sinopsis Buku Laris

Misteri Shalat Subuh

Misteri Shalat Subuh

Buku ini mencoba menganalisis bahwa keterpurukan umat ini, tak lepas dari akibat diremehkannya shalat Subuh. Bagaimana alur logikanya? Dr. Raghib As-Sirjani mengulas secara tuntas dalam buku ini.

 

 

 

 

Malam Pertama di Alam Kubur

Malam Pertama di Alam Kubur

Kematian itu pasti. Ia tidak meleset meski hanya sedetik. Namun demikian, tak seorang pun tahu kapan hari H nya. Ia bisa datang menyergap dengan tibatiba. Ia misteri. Karenanya, setiap orang semestinya selalu siap. Dan tentu, husnul khatimah harus menjadi pilihan. Untuk mencapai itu, harus degan jalan syariat; dengan menjalankan segala perintah dan menjauhi segala larangan Allah Ta’ala. Tanpanya, husnul khatimah itu nihil. Bukankah, perahu tak akan berjalan di daratan

 

 

Buku Laris

Review Buku

Tuesday, 09 November 2010 10:47
Wednesday, 09 June 2010 08:46
Tuesday, 03 March 2009 23:00

News & Agenda Event

ibf
Saturday, 03 December 2011 09:57

Blog AQWAM

Tanya Jawab Ringan Aktual

Kesan Pembaca

Spiritual ReadingSPIRITUAL READING – Subhanallah, luar biasa pengemasan informasinya mudah dipahami dan aplikatif sekali, ini adalah buku yang merubah prinsip hidup saya, memotivasi untuk lebih banyak lagi membaca dan menyingkap masa lalu kejayaan Islam dalam bidang pengetahuan yang ingin saya dan saudara muslim lainnya capai kembali. Saya jg membacanya kembali ketika motivasi belajar selalu menurun.


085746050 xxx

 Download Katalog Terbaru

Katalog 2011