Doa tapi Keliru
Penulis: Bakr Abu Zaid
Ukuran: 15 x 23 cm ; 256 hal
Harga: Rp 48.000,00
Berdoa adalah ibadah yang sangat menakjubkan, bahkan doa merupakan inti dari ibadah itu sendiri. Dalam berdoa, hamba diberi kesempatan emas untuk meminta kepada Allah apa saja yang ia inginkan; hidayah, rahmat, rezeki yang lapang, keturunan, juga lepas dari segala musibah. Allah tidak akan pernah bosan mendengar dan mengabulkan doa-doa hamba-Nya. Dial ah yang berfirman, “Berdoalah kepada-Ku niscaya akan Ku perkenankan bagimu.” (Al-Mukmin: 60).
Doa boleh dipanjatkan kapan saja dan dimana saja. Kelonggaran dalam berdoa bukan berarti syariat tidak menggariskan ketentuan yang harus dipenuhi. Syariat menetapkan keberadaan tempat, waktu, dan materi doa yang membuat doa semakin mustajab. Kesalahan dalam berdoa bisa berakibat pada tidak terkabulnya doa atau sampai pada kesyirikan dan bid’ah.
Buku karya Bakar bin Abdullah Abu Zaid ini menyajikan kesalahan-kesalahan dalam berdoa beserta koreksinya, yang jamak terjadi di tengah ummat. Maka, besar harapan kita supaya terhindar dari golongan kaum yang disabdakan oleh Nabi, “Dalam ummat ini akan ada suatu kaum yang melampaui batas dalam berdoa…” (HR Ahmad).




